Jenis
dosa itu memang banyak, tetapi ada 10 dosa besar dimana 10 dosa itu
bisa menghambat bahkan bisa menghancurkan saudara punya karir, usaha,
jodoh, keturunan, dan rumah tangga.
1. Syirik = batu cincin, bisa jadi hiasan, bisa jadi syirik.
2. Melalaikan shalat
3. Durhaka/Melawan orang tua
4. Berzina
5. Memakan Rizki haram
6. Meminum minuman yg memabukkan
7. Memutuskan silaturrahim/hubungan keluarga atau kerabat
8. Berbohong/saksi palsu/menuduh berzina, Riya'/pamer
9. Pelit/kikir
10. Ghibbah/ngomongin orang
Ilmu ini dipake buat kita, jangan sampe masalah yang kita alami,
berlarut-larut dan cenderung itu bukan ujian yang didapat melainkan azab
dari Allah. Ampunan atau Kemarahan-Nya adalah dua pilihan yang harus
kita pilih, sebelum akhirnya kematian membuat kita tak bisa memilih.
Sumber : USTAD ;YUSUF MANSUR
Jenis
dosa itu memang banyak, tetapi ada 10 dosa besar dimana 10 dosa itu
bisa menghambat bahkan bisa menghancurkan saudara punya karir, usaha,
jodoh, keturunan, dan rumah tangga.
1. Syirik = batu cincin, bisa jadi hiasan, bisa jadi syirik.
2. Melalaikan shalat
3. Durhaka/Melawan orang tua
4. Berzina
5. Memakan Rizki haram
6. Meminum minuman yg memabukkan
7. Memutuskan silaturrahim/hubungan keluarga atau kerabat
8. Berbohong/saksi palsu/menuduh berzina, Riya'/pamer
9. Pelit/kikir
10. Ghibbah/ngomongin orang
Ilmu ini dipake buat kita, jangan sampe masalah yang kita alami,
berlarut-larut dan cenderung itu bukan ujian yang didapat melainkan azab
dari Allah. Ampunan atau Kemarahan-Nya adalah dua pilihan yang harus
kita pilih, sebelum akhirnya kematian membuat kita tak bisa memilih.
Sumber :
USTAD ;YUSUF MANSUR
Bismillah
... Istiqomahlah kita dalam bertaubat .. Hari ini kita mungkin masih
mampu menangis karena menyesal setelah kita bermaksiat ...
Tetapi, bagaimana pula dengan hari esok ..??
Jangan biarkan kemaksiatan itu menjadi kebiasaan ..
karena kalau sudah dijadikan kebiasaan, ..
maka amatlah sukar untuk kita meninggalkannya ..
Perkara pertama yang perlu kita lakukan adalah, ..
cari kembali air mata takut kepada Allah ...
Banyak yang mencari kebahagiaan ke diskotik, club malam dan sejenisnya ..
padahal kebahagiaan itu ada dalam dirinya sendiri ...
Bahagia adalah bagaimana kita mengatur rasa ...
Dan, ketenangan adalah ketika kita mengingat Allah ....
Hidup adalah perjalanan ..
Jika dalam perjalanan tak ada tujuan ..
maka yang ada hanyalah kebingungan dan kegelisahan belaka ...
Sekarang, ..
pilih dan tentukanlah tujuan yang terbaik dalam hidup kita ...
Karena ..
tujuan itulah yang akan menjadi pengarah kemana kita hendak melangkah ...
Dan Tujuan terbaik adalah keridhaan Allah di dunia dan akherat ....
Hidup tanpa tujuan adalah kematian sebelum kematian ..
dan hidup dengan tujuan adalah kehidupan sebelum kehidupan yang abadi kelak diakherat ....
Bersyukurlah dan bertaubat selalu... Amiiinn ...
keep smile ..
keep spirit ..
keep istiqomah all day ..
.. insya Allah ..
Wabillahi Taufik Wal Hidayah, ...
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...
#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
------------------------------
------------------
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa atuubu Ilaik ....
Sumber : USTAD ;YUSUF MANSUR
Bismillah
... Istiqomahlah kita dalam bertaubat .. Hari ini kita mungkin masih
mampu menangis karena menyesal setelah kita bermaksiat ...
Tetapi, bagaimana pula dengan hari esok ..??
Jangan biarkan kemaksiatan itu menjadi kebiasaan ..
karena kalau sudah dijadikan kebiasaan, ..
maka amatlah sukar untuk kita meninggalkannya ..
Perkara pertama yang perlu kita lakukan adalah, ..
cari kembali air mata takut kepada Allah ...
Banyak yang mencari kebahagiaan ke diskotik, club malam dan sejenisnya ..
padahal kebahagiaan itu ada dalam dirinya sendiri ...
Bahagia adalah bagaimana kita mengatur rasa ...
Dan, ketenangan adalah ketika kita mengingat Allah ....
Hidup adalah perjalanan ..
Jika dalam perjalanan tak ada tujuan ..
maka yang ada hanyalah kebingungan dan kegelisahan belaka ...
Sekarang, ..
pilih dan tentukanlah tujuan yang terbaik dalam hidup kita ...
Karena ..
tujuan itulah yang akan menjadi pengarah kemana kita hendak melangkah ...
Dan Tujuan terbaik adalah keridhaan Allah di dunia dan akherat ....
Hidup tanpa tujuan adalah kematian sebelum kematian ..
dan hidup dengan tujuan adalah kehidupan sebelum kehidupan yang abadi kelak diakherat ....
Bersyukurlah dan bertaubat selalu... Amiiinn ...
keep smile ..
keep spirit ..
keep istiqomah all day ..
.. insya Allah ..
Wabillahi Taufik Wal Hidayah, ...
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...
#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
------------------------------
------------------
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa atuubu Ilaik ....
Sumber :
USTAD ;YUSUF MANSUR
Allah SWT Berfirman :
Tiada satu pun bencana yang menimpa di bumi dan tidak pula pada dirimu
sendiri, melainkan telah tertulis dalam kitab Lauh Mahfuzh sebelum Kami
menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
Kami jelaskan yang demikian itu supaya kamu jangan berduka cita terhadap
apa yang luput dari kamu, dan supaya
kamu jangan terlalu bergembira terhadap apa yang diberikanNya kepadamu.
Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan
diri. [ QS - Al Hadid : 22-23 ]
Rasulullah SAW Bersabda : Allah
telah menuliskan takdir makhluk-makhluk sebelum penciptaan langit dan
bumi selama lima puluh ribu tahun. [HR Muslim, 4797 dan at Tirmidzi,
2157]
Berbaik sangka akan membuka pintu harapan, dan dapat
mengenyahkan bisikan putus asa. Ingatlah, sikap berburuk sangka
bertentangan dengan tauhid, keimanan kepada Allah dan ilmu serta
hikmahNya. Allah mengingkari orang-orang yang berburuk sangka kepadaNya.
Allah Taala berfirman : Mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah. [ QS-Ali Imran : 154 ]
Dalam perang Badr, perang pertama dalam Islam; tatkala melihat
sedikitnya jumlah pasukan kaum Muslimin dan minimnya persiapan mereka,
sementara musuh mempunyai kekuatan jauh lebih besar, maka Rasulullah SAW
berdiri memanjatkan doa. Cukup lama Rasulullah berdoa, sampai-sampai
pakaian bagian atas beliau Shallallahu alaihi wa sallam jatuh dari
pundaknya.
Abu Bakar ash Shiddiq Radhiyallahu anhu merasa sedih
dan menghibur beliau dengan berkata: Allah tidak akan menyia-nyiakanmu
sedikit pun, wahai Rasulullah, dan kemudian datanglah bantuan dan
kemenangan dari Allah Taala lewat firmanNya :
(Ingatlah),
ketika kamu memohon pertolongan kepada Rabb-mu, lalu diperkenankanNya
bagimu: Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan
seribu malaikat yang datang berturut-turut. [al Anfal : 9].
Sumber : USTAD ;YUSUF MANSUR
Allah SWT Berfirman :
Tiada satu pun bencana yang menimpa di bumi dan tidak pula pada dirimu
sendiri, melainkan telah tertulis dalam kitab Lauh Mahfuzh sebelum Kami
menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
Kami jelaskan yang demikian itu supaya kamu jangan berduka cita terhadap
apa yang luput dari kamu, dan supaya
kamu jangan terlalu bergembira terhadap apa yang diberikanNya kepadamu.
Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan
diri. [ QS - Al Hadid : 22-23 ]
Rasulullah SAW Bersabda : Allah
telah menuliskan takdir makhluk-makhluk sebelum penciptaan langit dan
bumi selama lima puluh ribu tahun. [HR Muslim, 4797 dan at Tirmidzi,
2157]
Berbaik sangka akan membuka pintu harapan, dan dapat
mengenyahkan bisikan putus asa. Ingatlah, sikap berburuk sangka
bertentangan dengan tauhid, keimanan kepada Allah dan ilmu serta
hikmahNya. Allah mengingkari orang-orang yang berburuk sangka kepadaNya.
Allah Taala berfirman : Mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah. [ QS-Ali Imran : 154 ]
Dalam perang Badr, perang pertama dalam Islam; tatkala melihat
sedikitnya jumlah pasukan kaum Muslimin dan minimnya persiapan mereka,
sementara musuh mempunyai kekuatan jauh lebih besar, maka Rasulullah SAW
berdiri memanjatkan doa. Cukup lama Rasulullah berdoa, sampai-sampai
pakaian bagian atas beliau Shallallahu alaihi wa sallam jatuh dari
pundaknya.
Abu Bakar ash Shiddiq Radhiyallahu anhu merasa sedih
dan menghibur beliau dengan berkata: Allah tidak akan menyia-nyiakanmu
sedikit pun, wahai Rasulullah, dan kemudian datanglah bantuan dan
kemenangan dari Allah Taala lewat firmanNya :
(Ingatlah),
ketika kamu memohon pertolongan kepada Rabb-mu, lalu diperkenankanNya
bagimu: Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan
seribu malaikat yang datang berturut-turut. [al Anfal : 9].
Sumber :
USTAD ;YUSUF MANSUR
( AL-QURAN DAN HADIST )
BAHAYANYA MEREKA YANG MENINGGALKAN SHALAT - Ini beberapa dalil dari
Quran dan hadist tentang bahayanya jika kita yang mengaku muslim, sampai
meninggalkan Shalat. Kedudukan Shalat udah pada tau, jadi dalil ini
berguna untuk merefresh, menyegarkan ingatan sekaligus semangat kita
agar bisa benahin shalat kita, dan alangkah mulianya jika ada yang mau
berbagi dengan saudaranya baik langsung
maupun gak langsung, terang-terangan atau sembunyi-sembunyi, atur aja
dah yang penting dalil nyampe. Dengan nyebarin ke yg lain, semoga Allah
SWT menyempurnakan kekurangan kita dalam shalat sambil terus diperbaiki,
semoga bermanfaat.
Pada suatu hari, Rasulullah shallallaahu
alaihi wasallam berbicara tentang shalat, sabda beliau: "Barangsiapa
menjaga shalatnya maka shalat tersebut akan menjadi cahaya, bukti dan
keselamatan baginya pada hari Kiamat nanti. Dan barangsiapa tidak
menjaga shalatnya, maka dia tidak akan memiliki cahaya, tidak pula bukti
serta tidak akan selamat. Kemudian pada hari Kiamat nanti dia akan
(dikumpulkan) bersama-sama dengan Qarun, Fir'aun, Haman dan Ubay Ibnu
Khalaf." (HR. Ahmad, At-Thabrani dan Ibnu Hibban, hadits shahih)
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala: "Maka datanglah sesudah mereka,
pengganti (yang buruk) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan
hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kerugian." (Q. S. Maryam:
59)
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala: "Celakalah bagi
orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dalam shalatnya."
(Q. S. Al-Ma'un: 4-5)
Sabda Rasulullah shallallaahu alaihi
wasallam: "(Yang menghilangkan pembatas) antara seorang muslim dengan
kemusyrikan dan kekufuran adalah meninggalkan shalat." (HR. Muslim)
Sabda Rasulullah shallallaahu alaihi wasallam: "Perjanjian antara kita
dengan mereka (orang munafik) adalah shalat, barangsiapa meninggalkannya
maka sesungguhnya ia telah kafir." (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan
An-Nasai, hadits shahih)
Mereka yang masih belum mengerjakan
shalat, bertaubatlah gak ada kata terlambat, salah satu syarat taubat
diantaranya mengadakan perbaikan, maka dari itu perbaiki terus shalat
kita tanpa kenal bosan, dan banyak merenungi makna shalat sebagai tiang
agama seseorang. Shalat membawa cahaya, besarnya cahaya tergantung dari
ilmunya shalat. Semakin banyak tau dalil dibalik kewajiban dan
keutamaannya, maka ia akan semakin bersemangat dalam mengerjakannya.
Karena Ilmu Islam adalah petunjuk dan penerang supaya kita selalu
dijalan yang Allah redhoi.
Sumber : USTAD ;YUSUF MANSUR
( AL-QURAN DAN HADIST )
BAHAYANYA MEREKA YANG MENINGGALKAN SHALAT - Ini beberapa dalil dari
Quran dan hadist tentang bahayanya jika kita yang mengaku muslim, sampai
meninggalkan Shalat. Kedudukan Shalat udah pada tau, jadi dalil ini
berguna untuk merefresh, menyegarkan ingatan sekaligus semangat kita
agar bisa benahin shalat kita, dan alangkah mulianya jika ada yang mau
berbagi dengan saudaranya baik langsung
maupun gak langsung, terang-terangan atau sembunyi-sembunyi, atur aja
dah yang penting dalil nyampe. Dengan nyebarin ke yg lain, semoga Allah
SWT menyempurnakan kekurangan kita dalam shalat sambil terus diperbaiki,
semoga bermanfaat.
Pada suatu hari, Rasulullah shallallaahu
alaihi wasallam berbicara tentang shalat, sabda beliau: "Barangsiapa
menjaga shalatnya maka shalat tersebut akan menjadi cahaya, bukti dan
keselamatan baginya pada hari Kiamat nanti. Dan barangsiapa tidak
menjaga shalatnya, maka dia tidak akan memiliki cahaya, tidak pula bukti
serta tidak akan selamat. Kemudian pada hari Kiamat nanti dia akan
(dikumpulkan) bersama-sama dengan Qarun, Fir'aun, Haman dan Ubay Ibnu
Khalaf." (HR. Ahmad, At-Thabrani dan Ibnu Hibban, hadits shahih)
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala: "Maka datanglah sesudah mereka,
pengganti (yang buruk) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan
hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kerugian." (Q. S. Maryam:
59)
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala: "Celakalah bagi
orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dalam shalatnya."
(Q. S. Al-Ma'un: 4-5)
Sabda Rasulullah shallallaahu alaihi
wasallam: "(Yang menghilangkan pembatas) antara seorang muslim dengan
kemusyrikan dan kekufuran adalah meninggalkan shalat." (HR. Muslim)
Sabda Rasulullah shallallaahu alaihi wasallam: "Perjanjian antara kita
dengan mereka (orang munafik) adalah shalat, barangsiapa meninggalkannya
maka sesungguhnya ia telah kafir." (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan
An-Nasai, hadits shahih)
Mereka yang masih belum mengerjakan
shalat, bertaubatlah gak ada kata terlambat, salah satu syarat taubat
diantaranya mengadakan perbaikan, maka dari itu perbaiki terus shalat
kita tanpa kenal bosan, dan banyak merenungi makna shalat sebagai tiang
agama seseorang. Shalat membawa cahaya, besarnya cahaya tergantung dari
ilmunya shalat. Semakin banyak tau dalil dibalik kewajiban dan
keutamaannya, maka ia akan semakin bersemangat dalam mengerjakannya.
Karena Ilmu Islam adalah petunjuk dan penerang supaya kita selalu
dijalan yang Allah redhoi.
Sumber :
USTAD ;YUSUF MANSUR
Bermain
api akan terbakar, bermain air akan basah. Siapa yang menabur angin, ia
akan menuai badai. Seperti itulah azab Allah, yang sudah Allah
peringatkan beberapa kali di dalam Al-Qur'an. Tetapi tetap saja kita
ingkar terhadap apa yang sudah diperingatkan.
Maka apabila
malapetaka, kesusahan-demi kesusahan yang sangat besar telah datang,
teringatlah manusia terhadap apa yang mereka kerjakan, dan
diperlihatkan neraka buat mereka yang layak menerimanya. Maka
barangsiapa yang durhaka, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
sesungguhnya nerakalah tempat tinggalnya. Dan adapun orang-orang yang
takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa
nafsunya, maka sesungguhnya surgalah (hal-hal yang menyenangkan) tempat
tinggalnya. (Q.S. An-Nazi'at [79] : 34-41)
Pilihan ada
ditangan kita, seiring modal dasar yang secara hakiki diberikan kepada
manusia, akal dan hati; kebahagian yang abadikah, atau tangisan yang
tiada berkesudahan yang kita pilih.
Sumber : USTAD ;YUSUF MANSUR
Bermain
api akan terbakar, bermain air akan basah. Siapa yang menabur angin, ia
akan menuai badai. Seperti itulah azab Allah, yang sudah Allah
peringatkan beberapa kali di dalam Al-Qur'an. Tetapi tetap saja kita
ingkar terhadap apa yang sudah diperingatkan.
Maka apabila
malapetaka, kesusahan-demi kesusahan yang sangat besar telah datang,
teringatlah manusia terhadap apa yang mereka kerjakan, dan
diperlihatkan neraka buat mereka yang layak menerimanya. Maka
barangsiapa yang durhaka, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
sesungguhnya nerakalah tempat tinggalnya. Dan adapun orang-orang yang
takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa
nafsunya, maka sesungguhnya surgalah (hal-hal yang menyenangkan) tempat
tinggalnya. (Q.S. An-Nazi'at [79] : 34-41)
Pilihan ada
ditangan kita, seiring modal dasar yang secara hakiki diberikan kepada
manusia, akal dan hati; kebahagian yang abadikah, atau tangisan yang
tiada berkesudahan yang kita pilih.
Sumber :
USTAD ;YUSUF MANSUR
Allah telah memberi tahu
lewat wahyu-Nya akan menguji hamba-hamba-Nya dengan beragam bentuk
cobaan dan serangkaian bentuk kesusahan termasuk dalam bentuk kesenangan
agar semata-mata mereka ingat akan karunia dan nikmat-Nya yang begitu
besar dan semata-mata hanya untuk kembali kepada-Nya.
"Dan
sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita
gembira kepada orang-orang yang sabar." (QS Al-Baqarah [2] : 155)
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu
dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya).
Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan." (QS Al-Anbiya' [21] : 35)
Sumber : USTAD ;YUSUF MANSUR
Allah telah memberi tahu
lewat wahyu-Nya akan menguji hamba-hamba-Nya dengan beragam bentuk
cobaan dan serangkaian bentuk kesusahan termasuk dalam bentuk kesenangan
agar semata-mata mereka ingat akan karunia dan nikmat-Nya yang begitu
besar dan semata-mata hanya untuk kembali kepada-Nya.
"Dan
sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita
gembira kepada orang-orang yang sabar." (QS Al-Baqarah [2] : 155)
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu
dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya).
Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan." (QS Al-Anbiya' [21] : 35)
Sumber :
USTAD ;YUSUF MANSUR